Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Dean - Kiamat James (Purple Edition)

Kiamat James (Purple Edition) “Hei kau tidak serius bukan perihal kiamat itu ?” . . . Kala itu hujan lebat, suhu udara turun seketika mendekati titik nol. Bulir – bulir embun malam   menghalangi pandangan beberapa meter jauhnya. Sepi. Hampa. Hampir tidak ada tanda kehidupan tampak mewarnai kota itu. Semua kelabu. Gradiasi warna pucat, perpaduan hitam dan putih yang mendominasi. Yeah, tentu saja. Nyaris. Kecuali seorang pemuda tinggi jangkung yang sedang mengais – ngais tong sampah dibawah guyuran butiran beku yang menusuk kulit. Namanya James. Seragam sekolahnya yang lecek dan kotor mengukirkan nama itu. James tampak panik. Ia melemparkan apapun yang dilihatnya, ketika benda itu tidak sesuai ekspektasinya. Sambil mengulang – ulang ceracau tidak jelas, yang kurang lebih berbunyi “astaga”, “sayangku”, “Rabku yang malang”. James terus – menerus bergumam tidak jelas. Beberapa detik berlalu, atau menit ? jangan – jangan sudah berjam – jam ? Entahlah, James tidak peduli....

Dean's Diary - Cahaya Merah jambu pertama

Dean's Diary "Cahaya Merah Jambu Pertama" 18 Mei 2017 Gejolak aurora di ufuk Selatan. Frekuensi yang penuh dengan misteri, menyentakkanku dari lamunan di bawah senja berwarna jingga. Perkenalkan namaku Efthemia Deandra. Banyak teman memanggilku Mia. Namun, itu tinggal cerita. Masa Remaja yang menyenangkan dengan nama yang manis, sungguh menawan. Sedikit menyapa dengan penuh ketulusan. Ini adalah tulisan pertamaku semenjak aku mengenal kosakata terkutuk bernama patah hati. Malam yang penuh perenungan di momen kontemplasi yang tak terduga. Ternyata kelinci masih belum melupakan jerapah. Itu perumpamaan ? Tentu saja. Lebih kurangnya adalah sketsa akan suara hati yang mencoba jujur namun gagal total. Jatuh cinta itu sulit, namun lebih sulit lagi untuk melupakan. Benar, aku tidak akan berkomentar mengenai hal itu. Karena setelah mengalaminya, sungguh tidak benar bahwa perempuan patah hati adalah cengeng . Mereka hanya mengekspresikan rintihan jiwa yang berge...